STECO merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh dosen Teknik Elektro bekerja sama dengan instansi terkait. Bapak Daeng Ramatullah dan Bapak Belly Yan Dewantara merupakan mencetus inovasi STECO sebagai kepedulian terhadap kondisi wabah Covi19 yang dihadapi negara kita. Dalam pengerjaan inovasi ini dosen selalu melibatkan mahasiswa dalam pengembangan dan perakitannya. Dengan inovasi STECO akan membantu meminimalisasi tersebarkan Covid19. STECO adalah bilik steriliasi otomatis untuk penyemprotan disinfectan dengan tenaga surya. Bilik ini berfungsi untuk mengembunkan cairan disinfectan menjadi micro partikel yang akan dihebuskan pada object yang masuk kedalam bilik secara otomastis. Berukuran P x L x T 100cm x 100cm x 200 cm dinding menggunakan bahan APL dengan ketebalan 10 mm yang kuat dan tidak karat. STECO menggunakan mesin pengkabut mengubah cairan disinfectan menjadi kabut berukuran micro yang aman dan tidak basah. Untuk pendeksian object dilengkapi dengan sensor ultrasonic yang dan dapat diatur jarak pedeteksiannya. Dilengkapi dengan tracking untuk penyandang disabilitas dan ditopang oleh 4 roda sehingga memudahkan untuk mindah bilik.

Tingkat inovasi
Catu daya bisa menggunakan daya listrik PLN dan menggunakan tenaga surya karena produk ini dilengkapi dengan panel surya dan Baterai dengan daya 100 WP, Bilik sterilisasi ini beroperasi secara otomatis karena dilengkapi technologi sensor ultrasonic yang mampu mendeteksi keberadan object bahkan menampilkan jaraknya dengan sensor. Produk ini juga dilengkapi sensor suhu yang mampu mebaca suhu badan penggunanya dan sekaligus menampilkannya pada papan LCD yang telah disediakan.

Menggunakan tenaga surya dan bateri untuk suplai tenaga listrikya dengan kapasitas penggunaan hingga 10 jam nonstop. bilik ini juga bisa menggunakn tenaga PLN apabila ditempatkan didalam ruangan. Produk ini telah di louching pada tanggal 17 April 2020 di beberapa tempat yaitu PCNU Mesjid Al Akbar Surabaya, PT Migas, Polda Sumenep Dll.

