Teknik Elektro, FTIK, Universitas Hang Tuah, Jl, Arief Rahman Hakim 150 Keputih Sukolilo Surabaya

(031)5945864, 50945894 teknik.elektro@hangtuah.ac.id
<p>Kementerian Perindustrian telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah roadmap (peta jalan) yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era Industry 4.0. Guna mencapai sasaran tersebut, langkah kolaboratif ini perlu melibatkan beberapa pemangku kepentingan, mulai dari institusi pemerintahan, asosiasi dan pelaku industri, hingga unsur akademisi. Untuk itu, sektor industri […]</p>
<p>Dalam rangka meningkatakan kulaitas pendidikan di perguruan tinggi tentunya harus adanya kerjasama antara berbagai pihak, seperti kerjasama antar perguruan tinggi dan universitas-universitas yang memiliki perkembangan sumber daya manusia dan fasilitas-fasilitas yang memadai. Karena dengan melakukan kerjasama maka kita akan mampu saling berdiskusi dan saling memberikan masukkan untuk nantinya perbaikan kedepan. […]</p>
<p>Melakukan transformasi perekonomian negara dari ekonomi berbasis sumber daya alam (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowladge based economy) menjadi fokus pemerintah saat ini. Oleh karena itu, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi mengembangkan program pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) program yang terkonsentrasi pada penumbuhan startup berbasis […]</p>
<p>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan mengadakan kegiatan Pendampingan Pembuatan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini diawali dengan pembimbingan dan paparan dari Dr. Bambang Sampurno, Ir., MT. dari Institut Teknologi Sepuluh November,  bertempat di ruang seminar Universitas Hang Tuah Surabaya tanggal 13 september 2018. Pembekalan dari beliau, dilanjutkan dengan proses […]</p>
<p>Sabtu, 29 September 2018. Gedung Pulau Benggala GSG (Graha Samudra Ganesa) berlokasi di kampus pusat Laut Biru Universitas Hang Tuah (UHT), Keputih, Surabaya Jawa Timur, ramai dipadati oleh pengunjung. Dilokasi inilah sedang diadakan moment kegiatan pengukuhan 341 (Tiga ratus empat puluh satu) Wisudawan baru program D3 dan S1 ke-48, serta […]</p>

Student Activity HIMA TEKTRO

LABORATORY

Teknik Elektro dilengkapi dengan fasilitas laboratorium untuk menunjang kegiatan praktikum maupun riset mahasiswa. Empat laboratorium yang ada di Teknik Elektro Univeritas Hang Tuah adalah sebagai berikut :

Lab. Mesin Listrik

Featured Image

LAB. KONVERSI ENERGI LISTRIK

Featured Image

LAB. ELEKTRONIKA

Featured Image

LAB. TEK. INFORMASI DAN KOMP

Featured Image

About Us

Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu dari 5 jurusan yang ada di fakultas teknik dan ilmu kelautan. Jurusan teknik elektro berdiri pada tahun 1996 dengan Status Terdaftar pada tanggal 23 Oktober 1996 berdasar Skep. Mendiknas No. 506/DIKTI/Kep/1996. Jurusan Teknik Elektro mempunyai 2 (dua) konsentrasi yaitu: Konsentrasi Elektronika dan Konsentrasi Energi Listrik, dengan penambahan keilmuan dibidang listrik perkapalan dan elektronika perkapalan. TEKNIK ENERGI LISTRIK, pada konsentrasi ini, mahasiswa mempelajari : teknik konversi energi, teknik transmisi dan distribusi tenaga elektrik, sistem interkoneksi, teknik elektrik kapal, penggunaan motor elektrik, teknik pengaturan dan pengamanan, pemakaian komputer untuk perhitungan dan perencanaan sistem tenaga, instalasi listrik kapal, elektronika navigasi, serta penggunaan motor listrik di perkapalan. TEKNIK ELEKTRONIKA, pada kontrasi ini, mahasiswa mempelajari : rangkaian dan komponen elektronika, rangkaian integrasi, perencaan sistem elektronika, teknik pembuatan komponen, elektronika kedokteran, penggunaan instrument elektronika, analisis serta data dengan komputer, elektronika terapan dibidang industri terutama industri peralatan kedokteran, elektronika navigasi kapal.

VISI

Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi elektro dengan penambahan bidang keahlian elektro industri maritim.

MISI

Menghasilkan sarjana yang berkemampuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) elektro dengan penambahan keahlian bidang elektro industri kemaritiman yang memiliki semangat kebangsaan, berwawasan maju, berbudi luhur, disiplin dan mampu mandiri.

Tujuan

Tujuan pendidikan program strata-1 di jurusan Teknik Elektro adalah menghasilkan sarjana Teknik Elektro yang memiliki pengetahuan dan keterampilan profesional sebagai bekal untuk bekerja sebagai tenaga ahli dalam bidang Teknik Elektro khususnya Teknik Elektro Kelautan/Perkapalan.

Services

KALENDER AKADEMIK

Kalender akademik 2017-2018

Read More

KURIKULUM PROGRAM STUDI

Silabus mata kuliah

Read More

JADWAL KULIAH

Jadwal kuliah semerter ganjil 2017-2018

Read More

workshop robot

Salah satu wadah mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan kreatifitas dibidang robotik

WORKSHOP ROBOT

Pakar Prodi Teknik Elektro lolos sebagai 15 Startup pada ajang “Making Indonesia 4.0 Startup” Kementrian Perindustrian RI

Kementerian Perindustrian telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah roadmap (peta jalan) yang terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era Industry 4.0. Guna mencapai sasaran tersebut, langkah kolaboratif ini perlu melibatkan beberapa pemangku kepentingan, mulai dari institusi pemerintahan, asosiasi dan pelaku industri, hingga unsur akademisi. Untuk itu, sektor industri nasional perlu banyak pembenahan terutama dalam aspek penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu daya saing di era Industry 4.0. Adapun lima teknologi utama yang menopang pembangunan sistem Industry 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Industri nasional membutuhkan konektivitas serta interaksi melalui teknologi, informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan di seluruh rantai nilai manufaktur guna mencapai efisiensi dan peningkatan kualitas produk.

 

Menperin menjelaskan, Making Indonesia 4.0 memberikan arah yang jelas bagi pergerakan industri nasional di masa depan, termasuk fokus pada pengembangan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan serta menjalankan 10 inisiatif nasional dalam upaya memperkuat struktur perindustrian Indonesia. Making Indonesia 4.0 memuat 10 inisiatif nasional yang bersifat lintas sektoral untuk mempercepat perkembangan industri manufaktur di Indonesia. Kesepuluh inisiatif tersebut, mencakup perbaikan alur aliran barang dan material, membangun satu peta jalan zona industri yang komprehensif dan lintas industri, mengakomodasi standar-standar keberlanjutan, memberdayakan industri kecil dan menengah, serta membangun infrastruktur digital nasional. Kemudian, menarik minat investasi asing, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi, insentif untuk investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan. Dengan adanya manfaat yang nyata, Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan Making Indonesia 4.0 dan menjadikannya sebagai agenda nasional. Salah satu agenda tersebut adalah Ajang Kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup yang  merupakan perwujudan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi.

Pada ajang “Kompetisi Making Indonesia 4.0 Startup” dua dosen Program Studi Teknik Elektro lolos sebagai “15 Startup Terbaik” dengan mengusung teknologi sistem otomasi (mekanik dan elektrik), modifikasi mesin, training centre, serta konsultasi sistem otomasi. Belly Yan Dewantara, ST, MT dan Daeng Rahmatullah, S.Pd, MT mengembangkan inovasi untuk industri mie instans. Inovasi ini diciptakan untuk industri mie instan yang membutuhkan pengendalian mutu yang baik dan memprioritaskan kepuasan konsumen. Produk yang diinovasikan adalah mesin pendeteksi bumbu mie (noodle seasoning
checker) yang dapat mendeteksi keberadaan bumbu dalam mie instan yang sudah di packing, mie yang terdeteksi tidak terdapat bumbu dalam kemasannya maka mesin akan otomatis melakukan rejektor sehingga mie tersebut tidak sampai ke tangan konsumen, tidak seperti produk mesin pendeteksi bumbu pada umumnya yang mendeteksi bumbu dengan menggunakan perbandingan berat dari mie +bumbu, produk ini telah menggunakan sensor khusus yang langsung dapat mendeteksi keberadaan bumbu dalam mie sehingga proses sensing dapat dilakukan lebih cepat. Dengan adanya produk teknologi dalam negeri yang tidak kalah dengan produk import diharapkan para pemilik industri di Indonesia mulai tertarik dan bangga untuk menggunakan produk hasil inovasi dari negeri sendiri. Keberhasilan ini merupakan kerjasama antara CV. Mokko engineering dan Prodi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah sebagai pakar terbaik dibidang electrical engineering.

STUDI BANDING MAHASISWA UMS DI PRODI TEKNIK ELEKTRO UHT

Dalam rangka meningkatakan kulaitas pendidikan di perguruan tinggi tentunya harus adanya kerjasama antara berbagai pihak, seperti kerjasama antar perguruan tinggi dan universitas-universitas yang memiliki perkembangan sumber daya manusia dan fasilitas-fasilitas yang memadai. Karena dengan melakukan kerjasama maka kita akan mampu saling berdiskusi dan saling memberikan masukkan untuk nantinya perbaikan kedepan.

Untuk mewujudkan program kerjasama antar perguruan tinggi, salah satu hal yang telah dilakukan oleh Teknik Elektro Universitas Hang Tuah yaitu kegiatan Studi Banding yang dilakukan oleh Universitas Muhammadyah Surabaya (UMS) di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Hang Tuah pada hari rabu tanggal 14 november 2018. Agenda utama kegiatan ini adalah memperkenalkan robotika kepada mahasiswa baru UMS untuk meningkatkan minat dan bakat dibidang robotik agar mahasiswa lebih siap menghadapi Kontes Robot Indonesia. Selain hal tersebut mahasiswa UMS juga diberikan kesempatan sharing tentang main riset yang ada pada masing-masing laboratorium di Teknik Elektro Universitas Hang Tuah. Mereka dibimbing oleh tim robot Tektro UHT, asisten laboratorium dan anggrota tim riset. Untuk kegiatan berorganisasi, mahasiswa Teknik Elektro UMS dibimbing oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro UHT dengan memberikan kesempatan kegiatan kolaborasi antar universitas. Yang cukup menarik dari kegiatan ini adalah mahasiswa UMS sangat antusias dengan kegiatan yang diadakan di masing-masing laboratorium Teknik Elektro UHT dimana di tiap-tiap laoboratorium mengadakan pelatihan dan riset group.

 

KEIKUTSERTAAN TEKNIK ELEKTRO UHT DALAM PAMERAN INOVASI INOVATOR INDONESIA EXPO (I3E) 2018

Melakukan transformasi perekonomian negara dari ekonomi berbasis sumber daya alam (resource based economy) menjadi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowladge based economy) menjadi fokus pemerintah saat ini. Oleh karena itu, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi mengembangkan program pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) program yang terkonsentrasi pada penumbuhan startup berbasis teknologi sudah dilaksanakan sejak tahun 2015.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe menyebutkan Pameran Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) 2018 yang diselenggarakan di Jogja City Mall ini merupakan kali ke-4 sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2015, kali ini dengan mengusung tema “Startup : Optimisme Untuk Bangsa”. Lebih lanjut ia menjelaskan alasan dipilihnya pusat perbelanjaan sebagai tempat Pameran Inovasi dengan tujuan mendekatkan inovasi ke masyarakat. Ia berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari hasil inovasi dari para inovator, serta menumbuhkan sektor industri khususnya menjawab tantangan dan peluang di era Revolusi Industri 4.0.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam acara Pembukaan Pameran Inovasi Inovator Indonesia Expo (25/10) menyebutkan, hingga tahun 2018 pendanaan dan pembinaan telah diberikan oleh Kemenristekdikti kepada 923 startup dan calon startup yang berasal dari dari mahasiswa, masyarakat umum, dan juga peneliti/dosen.

Lebih lanjut Menristekdikti menjelaskan bahwa perhelatan ini bertujuan agar tumbuhnya budaya IPTEK yang menggerakan generasi muda untuk berinovasi, dengan melihat produk yang dipamerkan. Serta untuk menarik minat investor untuk berinvestasi sebagai angle investor atau seed funding terhadap produk-produk hasil inovasi menjadi industri.

Pada program ini dua dosen Prodi Teknik Elektro yaitu Daeng rahmatullah, S.Pd, M.T dan Belly Yan Dewantara, ST, MT berperan serta dalam mengembangkan budaya IPTEK yaitu dengan mengembangkan Modul ajar PLC, bekerja sama dengan PT. Revi Karya Indonesia, dan PLCD, dengan dibawah naungan ITS sebagai inkubator.

Pendampingan Penulisan PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa)

Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan mengadakan kegiatan Pendampingan Pembuatan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini diawali dengan pembimbingan dan paparan dari Dr. Bambang Sampurno, Ir., MT. dari Institut Teknologi Sepuluh November,  bertempat di ruang seminar Universitas Hang Tuah Surabaya tanggal 13 september 2018. Pembekalan dari beliau, dilanjutkan dengan proses pembimbingan kepada dosen pembimbing masing-masing kelompok dan dilanjukan dengan paparan kemajuan pada tanggal 26 September 2018. Kegiatan ini bertujuan membantu meningkatkan mutu mahasiswa dalam pembuatan proposal PKM. Proses pembimbingan tidak berhenti sampai pada dua kegitan tersebut, namun mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti proses pendampingan pembuatan proposal sampai pada tahap berikutnya. 

Dosen Prodi Teknik Elektro yang bertugas menjadi pembimbing dalam kegiatan ini, diantaranya M. Taufiqurrohman, ST, MT., Iradiratu DPK, ST, MT,. dan Belly Yang Dewantara ST, MT., Para dosen pembimbing akan mendampingi kelompok-kelompok mahasiswa yang terbentuk berdasarkan kesamaan jenis PKM yang diusulkan. Jenis PKM yang diusulkan oleh para mahasiswa, antara lain PKM-Penelitian, PKM-Kewirausahaan, PKM-Pengabdian kepada Masyarakat, PKM-Penerapan Teknologi, dan PKM-Karsa Cipta. Peserta mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 12 judul yang akan diikutkan dalam kompetisi tingkat Fakultas dan Universitas.

Pelepasan 32 Mahasiswa Teknik Elektro Periode Genap 2017-2018

Sabtu, 29 September 2018. Gedung Pulau Benggala GSG (Graha Samudra Ganesa) berlokasi di kampus pusat Laut Biru Universitas Hang Tuah (UHT), Keputih, Surabaya Jawa Timur, ramai dipadati oleh pengunjung.

Dilokasi inilah sedang diadakan moment kegiatan pengukuhan 341 (Tiga ratus empat puluh satu) Wisudawan baru program D3 dan S1 ke-48, serta program S2 Magister ke-26 bulan September 2018.

Rektor UHT, Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.AP, bersama rombongan Dekanat, terdiri Guru besar, Dekan Fakultas lengkap dengan pakaian kebesaran Civitas Akademika nya, hari itu sedang melakukan prosesi upacara Pengukuhan calon wisudawan baru UHT yang terdiri dari:

67 (Enam puluh tujuh) Wisudawan, D-3  Program Diploma Pelayaran (PDP).

109 (Seratus Sembilan) Wisudawan, S-1 Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK).

45 (Empat Puluh Lima) Wisudawan, S-1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

1 (Satu) orang Wisudawan, S-2 Magister Administrasi Publik.

13 (Tiga Belas) Wisudawan, S-1 Fakultas Hukum (FH).

25 (Dua Puluh Lima) Wisudawan, S-2 Magister Hukum.

24 (Dua Puluh Empat) Wisudawan, S-1 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG)

37 (Tiga Puluh Tuju) Wisudawan, S-1 Fakultas Psikologi (F.Psi).

 

 – Kepada 15 (Lima belas) orang Wisudawan terbaik perwakilan dari masing masing Prodi, Sbb:

1.Program Studi D-3 Nautika (PDP) Yunus Adhi Saputro, A.Md.Tra, (IPK 3,45) Sangat memuaskan .

  1. Program Studi Teknika (PDP) Ichsan Bahtyar, A. Md.T (IPK 3,25) Sangat memuaskan.
  2. Program Studi KPN (PDP) Rischa Maylliana Dewi Wawan Putri, A. Md. Tra (IPK 3.84) Dengan Pujian.
  3. 4. Program Studi S1 Teknik Perkapalan (FTIK) Anggi Denian Cahya, (IPK 3.36) Sangat memuaskan.
  4. 5. Program Studi S1 Teknik Sistem Perkapalan (FTIK) Faruk Mubarok, (IPK 3.58) Dengan Pujian.
  5. 6. Program Studi S1 Teknik Elektro (FTIK) Lia Natasari, (IPK 3.71) Dengan Pujian.
  6. Program Studi S1 Oseanografi (FTIK) Eka Nur Hartanti, S.Si. (IPK 3.32) Sangat memuaskan.
  7. 8. Program Studi S1 Perikanan (FTIK) Bagus Ramadhan,Pi. (IPK 3.66) Dengan Pujian.
  8. 9. Program Studi S1 Farmasi (FK), Mas uliyatul Hukmiyah Octaviani Mizni, S.Farm (IPK 44) Sangat memuaskan.
  9. 10. Program Studi S1 Ilmu Administrasi Publik (FISIP), Rizki Chintya Damayanti, S.A.P (IPK 57) Dengan Pujian.
  10. 1 Program Studi S1 Ilmu Administrasi Bisnis (FISIP) Nadia Farwi, S.A.B (IPK 3.80) Dengan Pujian.
  11. 12. Program Studi S1 Ilmu Hukum (FH), Mochammad Yanuar Firrizky, SH. (IPK 64) Dengan Pujian.
  12. 13. Program Studi S1 Pendidikan Dokter Gigi (FKG) Dea Malinda Laksmono, S.K.G (IPK 3.73) Dengan Pujian.
  13. 14. Program Studi S1 Psikologi (F Psi) Olivia Ayuning Putri, S.Psi (IPK 3.84) Dengan Pujian.

 

Dalam acara yang sama dilakukan secara simbolis, penyerahan data 341 alumni D3, S1 ke 48 dan S2 ke 26 wisudawan bulan September 2018 dari Rektor UHT kepada Ketua alumni UHT Dr. Arya Brahmanta,drg.,Sp.Ort. dosen tetap Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UHT.

Acara wisuda sarjana baru dihadiri oleh Asisten personel Kasal Laksda TNI I Nyoman Mandra, perwakilan Pangkotama TNI AL Wilayah Timur, Rektor Universitas WR. Supratman Prof. Dr. Ir. Nyoman Puspa Asri. MS, Kepala bidang kemahasiswaan dan ketenagaan L2 Dikti Jatim R. Petrus Subekti, SH., M.Si. dan pengurus harian Yayasan Nala serta keluarga wisudawan.

 

Setelah pelaksanaan wisuda, para wisudawan dari Prodi Teknik Elektro diarak oleh adik-adik kelas yang dikoordinasi oleh HIMA TEKTRO. Mereka menyambut suasana suka cita dari keberhasilan dalam menyelesaikan tugas belajar selama 4 tahun di Prodi Teknik Elektro Universitas Surabaya.

MAHASISWA PRODI TEKNIK ELEKTRO MERAIH IPK DAN EPT TERTINGGI

Yudisium merupakan proses penentuan kelulusan dan  pengecekkan seluruh kegiatan mahasiswa selama masa studi. Mahasiswa wajib mengikuti yudisium dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Telah menempuh seluruh beban studi sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan 144 SKS.
  2. IPK minimal 2,00.
  3. Jumlah SKS untuk nilai D maksimal 15% dari total SKS beban studi.
  4. Nilai kredit point kegiatan mahasiswa minimal 50 point

Kemeriahan Yudisium Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan semester genap tahun akademik 2017/18 yang berlangsung pada selasa ( 14/8/2018) bertempat di gedung Pulau Miangas, sebanyak 109 mahasiswa calon wisudawan/wisudawati yang berasal dari Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan  tampak memenuhi ruangan  Aula  Gedung Pulau Miangas dengan berpakaian bertema pejuang. Tema tersebut diambil dikarenakan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI yang ke 73. Mengenakan dresscode tersebut disambut dengan antusias oleh seluruh peserta yudisium. Dengan mengenakan baju doreng dan makeup totalitas ala pejuang, 32 mahasiswa Prodi Teknik Elektro mempersiapkan dengan begitu bersungguh sungguh sehingga kekompakan mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro sangat terlihat.

Turut hadir dalam acara pelepasan wisuda kali ini adalah Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. dan perwakilan alumni yaitu Bapak Darmawan Puguh yang sekarang menjabat sebagai Pengelola Teknologi Pasca Panen Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Jatim. Dalam sambutannya Bapak Darmawan Puguh mengatakan bahwa tujuan yudisium ini adalah guna  memberikan motivasi kepada para lulusan  agar tidak kecil hati untuk dapat bersaing di dunia kerja dengan persaingan yang begitu kompetitif hendaknya kita selaku lulusan Universitas Hang Tuah agar memiliki kebanggaan dan kepercayaan diri dikarenakan banyaknya prestasi yang telah diraih.

Yudisium kali ini terdapat 32 mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro, yang mana pada kesempatan kali ini mahasiswa dengan predikat IPK tertinggi di Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan diperoleh oleh mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro atas nama Lia Natasari dengan IPK 3.71. Selain itu mahasiswa Prodi Teknik Elektro juga mendapat nilai tertinggi nilai EPT yaitu diraih oleh Satria Callistasillah dengan nilai EPT 610. Prestasi Prodi Teknik Elektro pada yudisum periode II TA 2017-2018 juga mencapai 80% kelulusan tepat waktu (8 semester). BRAVO untuk TEKTRO-UHT, semoga untuk periode berikutnya bisa memberikan yang lebih baik lagi…. Aamiin

 

 

PRODI TEKNIK ELEKTRO MENGADAKAN UJI KOPENTENSI PLC

Proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang besifat nasional, maupun internasional. Pelaksanaan uji kompetensi di maksudkan sebagai sarana untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid, berlaku sekarang/terkini/serta otentik sebagai dasar apakah peserta uji sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi yang diujikan. Uji Kompetensi dilakukan melalui proses penilaian (assesment) baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang telah kompeten atau belum kompeten pada skema sertifikasi tertentu. Uji kompetensi bersifat terbuka, tanpa diskriminasi dan diselenggarakan secara transparan. Prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam uji kompetensi adalah valid, reliable, fleksibel, adil, efektif dan efisien,berpusat pada peserta uji kompetensi dan memenuhi syarat keselematan kerja. Adapun manfaat uji kopetensi antara lain memperluas kesempatan kerja, penanggulangan pengangguran, peningkatan daya saing usaha.

Tanggal 7-9 agustus 2018, Program Studi Teknik Elektro berkerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Elektronika Nasional Surabaya mengadakan uji kopetensi dengan skema “Pemasangan Perangkat Kontrol Industri Berbasis PLC”. Sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut diawali dengan menandatangan Perjanjian Kerja Sama oleh Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan dan Prapto Rusianto,M.Si.,Psi selaku Direktur LSP Elektronika Nasional Surabaya, dimana pada perjanjian tersebut disepakati beberapa hal mengenai kesepakatan pengadaan uji kopetensi PLC dengan Prodi Teknik Elektro sebagai pelaksana TUK (Tempat Uji Kopentesi).

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa Prodi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah sebagai syarat lulus untuk mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang telah diamanatkan Undang-undang, sebanyak 100 orang mahasiswa Prodi Teknik Elektro mengikuti uji kopetensi tersebut. Uji kompetensi menjadi hal yang penting, mengingat tantangan kerja saat ini yang semakin kompleks, mahasiswa diupayakan memiliki kompetensi kuat. Sehingga uji kompetensi ini nantinya sebagai bukti bahwa mahasiswa Prodi Teknik Elektro benar-benar siap jika terjun di dunia kerja. Untuk uji kopetensi kali ini pihak LSP mendatangkan lima orang asesor yaitu tiga orang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan dua orang dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Sidang Skripsi Mahasiswa Elektro UHT diuji oleh Doktor dari Empat Universitas

Sidang skripsi adalah gerbang perjuangan akhir bagi seorang mahasiswa untuk memperoleh sebuah gelar. Setelah bertahun-tahun mendalami  teori  semasa perkuliahan hingga menyusun karya ilmiah yang syarat dengan penelitian. Berhadapan langsung dengan 3 dosen penguji memang sedikit membuat para mahasiswa menjadi  merasa takut ataupun kuatir dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa terjawab.

Hal ini tidak berlaku bagi mahasiswa Program Studi Teknik Elekto Universitas Hang Tuah pada tanggal 24-25 Juli 2018. Pada hari tersebut 23 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah yang terdiri dari 14 mahasiswa konsentrasi energi listrik dan 9 mahasiswa konsentrasi elektronika, mengikuti sidang skripsi sebagai persayaratan akhir dari penyusunan karya ilmiah. Ada yang beda dengan sidang skripsi kali ini, pada periode sidang kali ini Program Studi Teknik Elektro mengundang empat doktor dari empat perguruan tinggi lain untuk diberi kesempatan menguji kemampuan penguasaan isi skripsi yang sudah dikerjakan. Keempat universitas tersebuat adalah sebagian dari universitas yang digandeng Program Studi Teknik Elektro UHT untuk menandatangani kerjasama dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Keempat doktor yang diberi kesempatan menguji kemapuan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT adalah perwakilan dari Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Banyak tanggapan positif dari empat penguji dari universitas tersebut antara lain :

  • Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT sangat mampu dan menguasai teori dan praktek dari tema skripsi yang diangkat (Dr.Ir Saidah, MT-Universitas Bhayangkara Surabaya)
  • Judul yang dianggkat sebagai tema skripsi sangat bagus (Ir. Jamaludin – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
  • Kesiapan metal dan penguasaan teori dasar mahasiswa sudah matang (Anang Widiantoro, MT – Universitas Muhammadiyah Surabaya)
  • Penguasaan materi mahasiswa sangat bagus (Miftachul Ulum, MT – Universitas Trunojoyo Madura

Keberhasilan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UHT tidak lepas dari peran dosen pembimbing dan program jam lab yang diberlakukan dan satu tahun ini. Riset group tiap lab juga sangat berperan penting dalam keberhasilan mereka meraih prestasi. Selain itu, kebijakan Program Studi Teknik Elektro UHT menganjurkan calon mahasiswa yang akan sidang skripsi untuk mengikuti seminar nasional atau internasional sangat berperan penting dalam kesiapan mentalnya. Sehingga saat mereka menghadapi ujian skripsi  sudah siap secara pemahaman materi dan mentalnya. Sehingga dari kegiatan ini juga secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas skripsi mahasiswa. BRAVO TEKTRO UHT….

TIM ROBOT ELEKTRO MELAJU KE KRI NASIONAL 2018

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 tingkat nasional kembali diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang akan digelar pada 12-13 Juli di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Tim Robot Program Studi Teknik Elektro Universitas Hang Tuah Surabaya hari ini berlenggang untuk bertanding lagi KRI nasional 2018. Tim robot beroda telah memenangkan pertandingan di tingkat regional dan lolos untuk mengukuti KRI tingkat nasional. Pembimbing robot Teknik Elektro Universitas Hang Tuah yang diprakarsai oleh Bpk Joko Subur dengan tim yang sangat solid yaitu Alizudin, Rio Winas, dan Kholid. Ketiga mahasiswa tersebut adalah mahasiswa semester tujuh yang merupakan team inti robot berkaki.

Kontes robot tingkat nasional ini akan dinilai oleh dewan juri tingkat nasional, diantaranya, Dr. Ir. Wahidin Wahab (UI), Dr. Ir. Endra Pitowarso (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Ir. Heru Santoso BR, M.Eng, Ph.D ( UGM), Ir. Gigih Prabowo, M.T (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Prof. Dr. Mauridhi Hery Purnomo (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Prof. Dr. Benyamin Kusumoputro (Universitas Indonesia), Dr. Eril Mozef, MS, DEA. (Politeknik Negeri Bandung), Dr. Ir. Djoko Purwanto, M.Eng (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Dr. Ir. Indrawanto (Institut Teknologi Bandung), Dr. Kusprasapta Mutijarsa (Institut Teknologi Bandung).

Tujuan diselenggarakan kontes ini adalah untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreativitas mahasiswa di perguran tinggi; mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguran tinggi; meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan bidang teknologi robotika; membudayakan iklim kompetisi di lingkungan perguruan tinggi; dan mendukung pengembangan dan penggunaan sistem kontrol yang lebih maju pada rancangan robot.

17 Mahasiswa Elektro Sebagai Pemakalah di SINARFE7-1

Sumber daya energy ke depan tidak lagi dijadikan sebagai komoditas, tetapi sebagai modal pengembangan Nasional. Arah kebijakan energy kedepan, pemerintah memetapkan target energi bauran jangka pendek sebesar 23 persen pada 2025 dengan kapasitas penyediaan energi sebesar 400 Million Tonnes Of Oil Equivalent  (MTOE). Untuk tahap jangka panjang sebesar 31% pada tahun 2050 dengan kapasitas produksi sebesar 1.012 MTOE. Target tersebut ditetapkan Pemerintah untuk mendukung kemandirian Energi Nasional dan Kemakmuran Bangsa. Dalam rangka Kemandirian Energi Nasional dan Kemakmura Bangsa, Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia Wilayah Regional VII, menyelenggarakan Seminar Nasional Regional Fortei7 (SINARFE7-1) 2018 dengan Tema “Energi Baru Terbaharukan Untuk Meningkatkan Kemandirian Energi Nasional Dan Kemakmuran Bangsa”

 

Pada tanggal 10-11 Juli 2018, mahasiswa Program Studi Teknik ELektro berperan dalam kegiatan tersebut, dengan menerbitkan 12 paper dan berperan serta di workshop sebanyak 5 orang peserta. Paper yang dipaparkan merupakan hasil riset group masing- masing laboratorium yaitu meliputi main riset renewable energi, power  system, electric drive, ROV, robotic, dan elektronika.

Berikut adalah nama nama mahasiswa yang berperan serta sebagai presenter dalam seminar tersebut :

  1. Jimmi Nilda GFS
  2. Sulthon Rasyidi
  3. Fatkhorrozi
  4. Rio Meka Rizqi
  5. Yunus Yunior Pays
  6. Gian Samudra
  7. Tria Wisnu Saputra
  8. Restu Aji Mukti
  9. Agus Nurullah
  10. Yoga Bayu
  11. M Yusuf
  12. Fredian

Seminar Nasional Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia Regional VII (SinarFe7) sebagai media tahunan untuk mempresentasikan hasil penelitian para pendidik, peneliti, akademisi, dan praktisi rumpun Teknik Elektro serta platform untuk membangun atau mengembangkan hubungan kerjasama antara peserta. Hasil penelitian dan gagasan ini selanjutnya didokumentasikan dalam bentuk prosiding yang diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai perkembangan dan inovasi teknologi khususnya rumpun Teknik Elektro.